Selasa, 25 Maret 2014

Pertemuan dan Perpisahan

Pertemuan adalah sebuah awal, sedang perpisahan adalah setelahnya, dan akan menyisakan rindu pada akhirnya.
Namun perpisahan bukanlah sebuah akhir, hanya dinding yang tinggi dan jarak yang luaslah sebagai penghalangnya.
Namun yakinlah, semua itu tidak menjadikan penghalang untuk saling mendoakan, karena dengan doa, semuanya menjadi begitu dekat.

Suatu hubungan merupakan salah satu fase kehidupan dimana pertemuan dan perpisahan menjadi pembatas disetiap tepinya.
Ingatlah saat pertemuan pertama kita dulu, dengan itu kau akan tau arti sebuah perpisahan.
Ingatlah saat perpisahan kita nanti, dengan itu kau akan mengerti makna dari sebuah pertemuan.

Terkadang aku berfikir, mungkin memang perlu adanya sebuah perpisahan, karena dengan perpisahan kita bisa mengerti arti kerinduan.
Untuk itu, kutitipkan salam rinduku ini pada bumi, tempat kau berpijak, dimanapun itu, hari ini, esok, dan seterusnya.

Minggu, 23 Maret 2014

 PERJALANAN CINTA

Tatapan adalah langkah awal dari semua itu. Mata yang telah menuntunku untuk melihat. Melibatkan sebuah hati yang kian menumbuhkan rasa. Membius otak untuk selalu memikirkan.
 
Maka dimulailah perjalanan yang disebut cinta.

Dimana rasa telah tertanam dilubuk hati. Dipupuk oleh suatu lamunan dan khayalan. Menumbuhkan rasa rindu yang teramat dalam. Membuahkan rasa cinta dan kasih sayang.
 
Perjalanan yang mulus adalah sebuah harapan.

Godaan itu, sekecil apapun pastilah ada. Seperti angin yang menerpa dedaunan, jatuh ke tanah lalu menghilang. Seperti karang yang terkikis oleh ombak, perlahan, namun pasti.
 
Ketidakpuasanlah yang selalu menginginkan lebih.

Mata yang tidak selalu tertuju pada satu tujuan. Membuat hati bimbang dan tergoyahkan. Ketidakmampuan perasaan untuk membendung akan sebuah keinginan. Dimana ingkar yang muncul menjadi sebuah keegoisan.
Sesungguhnya taruhan itu lebih dekat kepada kekalahan.

Penyesalan datang pada akhir cerita. Setelah keindahan berubah menjadi kemunafikan. Sesudah keindahan yang semu itu menghilang dan saat semua lubang telah terbuka. Layaknya tupai yang jatuh karena kecerobohannya.
Ketidakpuasaan, kecerobohan dan kemunafikan, menjadi suatu kelemahan.

Senin, 17 Maret 2014

Wanita Kuat ~ Wanita Hebat


Jadilah wanita yang kuat, jadilah wanita yang hebat, membanggakan orang-orang terdekat.
Walaupun engkau adalah wanita sekalipun, buktikan padaku jika kau mampu.
Raihlah semua harapanmu, harapan yang engkau inginkan, harapan yang akan engkau capai, harapan yang besar, harapan yang tidak hanya sekedar mengharap dan pasrah, namun harapan yang akan engkau perjuangkan.

Jangan manja sayang, jangan cengeng, karena kamu adalah wanita kuat, dan kamu adalah wanita hebat.
Selalulah dekat kepada-Nya, selalulah minta petunjuk dan pertolongan-Nya, karena ditangan-Nya lah semua jawaban atas usahamu itu.
Jangan menyerah sayang, jangan mudah berputus asa, karena kegagalan itu akan menjadikanmu lebih kuat dan lebih baik.

Tetaplah berusaha walau berat, habiskan jatah gagalmu, hingga hanya bersisa keberhasilan pada akhirnya, dan kita tidak pernah tau, seberapa dekatnya kita dengan keberhasilan itu.

Sabtu, 08 Maret 2014

DIALAH DIA


Dialah yang selalu menanti, menanti diriku kembali
Membawa sejuta mimpi, untuk diukirnya menjadi nyata

Dialah yang selalu mengerti, mengerti akan semua besar dan kecilnya kesalahan
Lalu merubahnya menjadi sebentuk senyuman yang indah

Dialah yang selalu menangis, terharu dan bahagia
Yang menggantikannya dari seluruh kata-kata indah, yang tersimpan dalam di lubuk jiwa

Dia pulalah yang selalu berdoa, berdoa untuk semua kebaikanku
Menjadikan tembok-tembok dihadapan seakan tenggelam ditelan dunia,
Menjadikan liku-likuan jalanku lurus seakan tanpa tikungan sekalipun,
Serta menjadikan duri-duri yang kupijak ini seperti permadani yang lembut

Dialah dia, yang selalu menungguku, membanggakan aku, dan mengharapkan diriku
Menjadi lelaki sejati, lelaki yang benar-benar lelaki,
Sebuah angan-angan, yang mampu mengalahkan Rindu sekalipun

happy birthday mom, I hope I can always make you happy 
in the rest of the time and your days

Jumat, 14 Februari 2014

S.O.M.E.D.A.Y.

 Dia adalah harapan dan cita-cita
Dia adalah rumah untuk kembali
Dia adalah tempat untuk berbagi
Untuk bersama menyatukan hati

Selalu berjuang walau berat
Orang lain mungkin menyerah, tapi kami tidak
Mencari pengalaman hal yang paling berharga
Esok adalah harapan, kemarin menjadi pelajaran
Dulu adalah dulu, bukan yang sekarang
Akan terus berusaha dan terus belajar
Yang tidak kalah penting adalah doa

Someday we will walk with you
Someday one by one obstacles will go through
Someday that hope will be come true

Kamis, 13 Februari 2014

Aku Tinggal dengan Lelaki yang Bukan Suamiku

Kini telah berjalan sudah 3 tahun lebih pernikahanku, namun selama itu aku belum dikaruniai seorang anak pun. Aku tidak sedih, aku tetap bersabar, mencoba memahami jika ini hanyalah cobaan dari Tuhan. Sempat aku dan suamiku berniat untuk meng adopsi anak, tapi aku memilih untuk berfikir positif dan yakin suatu saat Tuhan akan memberikan aku dan suamiku seorang buah hati.

Suamiku adalah seorang perkerja proyek, dia sering sekali pergi keluar kota, berhari-hari bahkan pernah sampai hitungan minggu. Terkadang aku sangat merasa kesepian, karena tak ada satupun orang dirumah ini kecuali aku. Suamiku pernah mengusulkan untuk mempekerjakan seorang pembantu, biar bisa membantu mengurus rumah dan tentunya juga agar bisa menjadi teman jika aku ditinggal ke luar kota oleh suamiku. Namun aku menolaknya, karena aku pikir, aku masih bisa mengurus rumah yang tidak terlalu besar ini sendirian, lagipula aku juga tidak sedang bekerja.

Hari ini aku sakit, badanku lemas, aku tidak kuat bangun, kepalaku pusing. Aku tidak tau kenapa, seingatku semalam aku masih sehat-sehat saja. Aku juga tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan yang berat. Aku bingung, padahal baru kemarin suamiku pergi keluar kota selama seminggu. Dirumah hanya aku sendiri, rumahku juga jauh dari rumah sakit, sahabat-sahabatku pasti lagi sibuk kerja sekarang, tidak enak jika ingin minta tolong kepada mereka. tetangga-tetanggaku, aku belum begitu akrab dengan mereka, karena baru satu bulan aku tinggal disini yang sebelumnya aku tinggal ditempat orang tuaku, aku tidak enak hati jika tiba-tiba meminta tolong kepada mereka.

Akhirnya aku terpaksa memanggil dia, satu-satunya lelaki yang bisa kuharapkan, lelaki yang bukan suamiku. Lelaki yang selalu ada disaat aku butuh, lelaki yang selalu membantuku tulus tanpa mengharapkan apapun dariku, selalu menyayangiku walau terkadang aku sering melupakannya. Sementara, dialah yang menjagaku, mengantarkanku untuk periksa perihal kesehatanku, dan sementara dia akan tinggal di rumahku, paling tidak sampai keadaanku pulih. 

Dialah lelaki selain suamiku, yang rela meninggalkan istri dan anak bungsunya untuk sekedar menemaniku.
Terimakasih Ayah, atas semua kasih sayang dan pengorbananmu, untuk kami, Anakmu.

Selasa, 11 Februari 2014

Mimpimu, Hidupmu

Mimpi adalah suatu hal yang semu, belum tentu adanya.
Mimpi bagaikan bayang-bayang, yg kadang bila dikejar tak dapat dicapai.

Mimpi juga seperti misteri yg kadang susah dimengerti.
Tapi mimpi adalah cita-cita dan harapan yg wajib kita cari, 
kita inginkan dan kita dapatkan.

Mimpi adalah satu hal kecil namun bermakna.
mimpi adalah jantung kehidupan.
Mimpi merupakan nafas bagi masa depan.
Kejayaan dari keberhasilan.

Kesabaran dan kegigihan adalah pintu pembuka mimpi.
Keberhasilan tidak terletak diawal perjalanan.
Namun keajaiban adalah milik bagi orang yg berani,
Kesejahteraan bagi yg bertahan.

"Mimpimu adalah Hidupmu"